
Cukuplah bagiku Allah saja yang mengerti hatiku
Setiap desah, setiap helaan, setiap hembusan
Setiap ayunan, setiap tapakan, setiap hentakan
Dan setiap isyarat yang terkandung di kedalamannya
Yang mengantarku kepada sebuah perenungan tertinggi
Dalam setiap tetes aliran darah, dan denyut jantungku
Pada keagungan, kemuliaan-Nya. Dengan kilau-Nya
Pada Tahta Arsy-Nya
Dalam setiap detik adalah makna
Yang tertutup dengan puji-puji berirama.
Hidupku adalah senandung yang bernyanyi
Menghidupkan keindahan dan kebesaran yang tiada terkira
Dalam setiap tetes adalah tafsir
Yang mengalirkan setiap energi memuja dan memuliakan
Jalanku diantara lantunan hidmat bertapak-tapak
Menumbuhkan anak-anak bumi pelanjut umat
Setiap halnya keberserahan telah ditujukan
Segala dayanya menampak anggun menjuntai
Sesaat ketika remahan jantung mendegupkan imanku
Sehingga terbuka negara laya beserta warganya
Dan cukup bagiku Allah, segalanya bagiku