Kepalaku seperti dihantam batu yang sangat besar, dan aku benar-benar merasakan proses remuknya, darahnya yang mengaliri seluruh muka dan leherku, saraf-saraf yang putus seperti pemadaman lampu kota tiba-tiba, otak yang berhamburan meleleh bak larva menuruni lembah menuju sungai. Tiba- tiba aku tidak bisa berbuat apa-apa. Bibirku terjahit, lidahku terpotong, urat nadi tenggorokanku pecah, pecahannya merusak pita suaraku, dan tertelan kedalam tubuh yang tersiram formalin dan mengeras perlahan. Aku hanya diam.
Tiga puluh delapan tahun, bukankah itu waktu
yang cukup panjang untukku menantimu? Selama itu, apa kau menyadarinya? Apakah
ada tanda-tanda untukmu yang menerangkan keberadaanku?
Tidak ada? Seharipun tak ada? Sebiji sawi pun
tak ada? Sehelai bulu pun tak ada? (mungkin saja sehelai bulu hidungmu
meloncat, kemudian terbang dan hinggap di matamu, seketika itu bisa saja kau teringat padaku,
Auuccgghh… jorok sekali! Atau mungkin ketika kau terbangun dari tidur malammu,
terengah-engah mendapati ternyata kau kalah telak dari para preman yang mengeroyokmu,
yang ternyata hanya mimpi belaka, seketika itu bisa saja kau tiba-tiba teringat
padaku… ) Apakah setiap langkahmu tak pernah ada aku pada salah satunya? Dan
setiap kedipan matamu tak pernah muncul bayangku pada salah satunya? Atau pada
irama jantungmu tak sekalipun ia berdetak untukku?
If you are not. 2)Why are you so jealous with everything near
me, that you’re so hard to say, that you’re so jealous I am happy without
you.
You : “ where are you?...”
Me : “ in front of my room”
You : “with whom?...”
Me :
“ hhmmm… I just with the rain, the wind, and the night… I’m with everything
that you don’t spent with me
You : “ Best wishes and pray for you ”
Aku tidak akan melupakanmu, meskipun kau
memintanya seribu bahkan sejuta kalipun, aku tidak akan melupakanmu. Aku akan
tetap berdiri disini. Memandang punggungmu berjalan menjauh dariku.
Kau memintaku untuk menghapusmu dari memoriku.
Tapi kau ingin aku selalu mengingat bahwa “aku adikmu terbaik”. Otakku hanya
diprogram untuk melakukan hal-hal yang
baik, untuk melakukan perintah yang sifatnya positif. Maka ketika kau memintaku
untuk membunuhmu, otomatis tubuh ini akan menolak menjauhimu. Maaf karena
kapasitas otakku sangat kecil, hanya bisa dipartisi menjadi beberapa bagian
sajam, dan segala tentangmu tidak bisa dihapus begitu saja, mungkin butuh software khusus untuk melakukannya.
Pergilah sejauh yang kau bisa, melangkahlah
sepanjang yang kakimu mampu, terbanglah bersama bintang-bintang. Sampaikan
salamku pada 3)rembulan yang tertusuk ilalang dipadang 4)Bukit
Teletubis itu. 5)Aku tidak akan menunggumu, dan jika aku sanggup aku
tidak akan memikirkanmu. Aku hanya akan berdiri disini, jika kau kembali
datanglah padaku.
Kakak…………………….Aku rindu …………………….
Catatan Kaki:
1) Eszopiclone : sejenis obat tidur untuk penderita insomnia, dan hanya
dianjurkan oleh dokter
2) Lagu yang dinyanyikan oleh Labrinth, penyanyi Amerika kulit hitam, berjudul Jealous
3) Bulan tertusuk ilalang : Film karya Garin Nugroho
4) Bukit Telletubis : beberapa bukit berjajar dengan padang rumput disekitarnya berada di belakang Gunung Bromo, diberi nama Bukit Telletubis karena mirip seperti bukit tempat bermain telletubis
5) 5) Kalimat yang diucapkan Cha do ha pada saat perpisahan
dengan Kim seol woo yang akan menjalankan misi sebagai agen rahasia ke luar
negeri. Dari drama Korea berjudul MAN X MAN.
