Selasa, 25 Agustus 2009

Pintu Ar Rayyan



Kemarin, ramadhan hari ketiga, menjelang berbuka saya menonton sebuah tausiyah ‘jelang berbuka’ di salah satu TV swasta. Yang dibawakan oleh Ustad Al Habsy. Beliau bercerita, ketika beberapa hari menjelang ramadhan, beliau sempat menanyai 3 orang ibu-ibu tentang puasa ramadhan. “Ibu, sebentar lagi kan puasa ramadhan, ibu senang nggak?” . Tanya sang Ustad kepada ibu pertama, lalu sang ibu menjawab, “ senang dong Pak Ustad”. “Kenapa bu?” tanya sang Ustad lagi. “Puasa 30 hari bisa sekalian diet, jadi saya bisa ngurusin badan”. Kata sang ibu. Ooo ... jadi puasa cuma buat ngurusin badan. Kemudian beliau menanyai ibu ke 2 “kalau ibu senang nggak ramadhan datang?” lalu sang ibu menjawab “saya senang Pak Ustad” “alasannya apa?” tanya Ustad lagi dan dijawab oleh ibu ke 2 “ saya senang karena saya bisa nambah rejeki, saya mau jualan, lumayan Pak Ustad”. Ya ya ya ... dari awal niat adalah jualan, bukan karena Allah.
Kemudian beliau betanya pada ibu terakhir dengan pertanyaan sama, dan sang ibu menjawab dengan jawaban yang luar biasa “ saya sangat senang Pak Ustad, saking senangnya saya sampai menangis terharu akhirnya saya diberi kesempatan bertemu lagi dengan bulan mulia ini, bulan penghapusan segala dosa, bulan penuh berkah, bulan yang lebih mulia dari seribu bulan. Saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini Ustad, saya akan bermesraan dengan sang Khalik, saya akan mengambil semua diskon-diskon yang diberikan, coba deh Pak Ustad pikir kalau ada diskon barang 20% aja di dept store/hypermart pasti suka kan, apalagi ini dosa kita di diskon sampai 100% dosa kita di bersihkan, 1 amalan di balas 10 kali lipat, 1 saja ayat alqur’an kita baca akan dilipat gandakan apalagi kl kita baca sampai khatam, belum lagi malam lailatul qadar, satu malam kita ibadah sama seperti seribu bulan. Cuma orang bodoh Pak Ustad yang membiarkan ramadhan terlewat begitu aja. Beliau tersenyum mendengar jawaban ibu itu yang berapi-api.

“Subhannallah ... inilah jawaban yang saya tunggu” begitu kalimat ustad habsy melanjutkan tausiyahnya. Kelak akan ada orang-orang yang masuk syurga lewat sebuah pintu yang bernama pintu Arrayyan. Siapa kelak orang-orang yang akan masuk syurga lewat pintu Arrayyan itu? Dia adalah orang-orang yang berpuasa semata-mata karena Allah, mengharapkan ridho Allah, bukan dengan alasan yang lain, seperti pingin langsing, pingin mendapatkan sesuatu seperti jabatan, disayang mertua atau karena sebab lain selain Allah. Di Syurga terdapat 8 pintu. Salah satu daripadanya dinamakan "ar-Rayyan". Hanya orang yang berpuasa semata-mara karena Allah sajalah yang layak memasukkinya( Muttafaq 'alaih ).Pertanyaannya, apakah kita salah satu orang yang bisa melewati pintu Arrayyan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar